Jokowi-JK Bangun Perekonomian Berbasis Sinergi

TALKSHOW JOKOWI-JK. Empat tahun terakhir ini pemerintah berhasil menekan inflasi dan pertumbuhan ekonomi cukup baik.
Sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah berdampak terhadap laju pertumbuhan ekonomi, hal ini dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK saat ini.

Hal tersebut seperti dikatakan oleh Susiwijono, Sekretaris Kementrian Kordinator Bidang Perekonomian, saat talkshow bertajuk Pencapaian Program Ekonomi Pemerintahan Jokowi & JK di Pendapa Wahya Wibawa Graha Senin (21/11–2018). “Kata kunci keberhasilan itu adalah sinergi, selain itu di era Jokowi-JK ini beragam kebijakan diluncurkan untuk penguatan perekonomian rakyat,”jelas Susiwiyono.

Ia juga mengungkapkan, saat ini kondisi ekonomi makro Indonesia cukup sehat dan kuat.
“Disaat gejolak dan perlambatan ekonomi global, justru di Indonesia terjadi pertumbuhan sebesar ,5,17% di semester pertama tahun ini,” ungkap Susiwijono. Angka itu lebih tinggi dari tahun 2017, saat itu cuma mencapai 5,01%. “Prestasi pemerintahan Jokowi-JK selama 4 tahun terakhir ini, berhasil mengendalikan inflasi dibawah 4%,” imbuh Susiwijono.

Dari data Biro Pusat Statistik (BPJS) diketahui, kondisi sosial Indonesia semakin membaik.
Dimana angka kemiskinan dan pengangguran cenderung menurun, ini jelaslah sebuah prestasi membanggakan.

Sementara itu, di talk show tersebut, Bupati Jember dr.Hj.Faida,MMR memberikan ulasannya, secara geografis Kabupaten Jember merupakan daerah subur. “Kabupaten Jember adalah daerah agraris, karena tanahnya cukup subur, ini cocok sekali untuk pengembangan tanaman pangan dan perkebunan,”,tegas Faida.

Masih menurut Faida, Kabupaten Jember memiliki potensi lain untuk dikembangkan, Seperti pertambangan, kelautan, peternakan serta pariwisata. “Ketertarikan investor untuk berinvestasi di daerah, dikarenakan potensi daerah serta jaminan keamanan,”kata Faida.(*)