Suplemen Herbal Atasi Serangan Flu Burung

Sejumlah peternak ayam dan itik risau dengan serangan flu burung yang akhir-akhir ini santer diberitakan. Namun peternak itik di Kabupaten Cirebon punya cara sendiri untuk mencegah persebaran penyakit flu burung.

Para peternak di Cirebon punya ramuan tradisional untuk menangkal virus yang dapat membuat ternak mereka mati mendadak itu. Ramuan tersebut terdiri dari rempah-rempah khas Indonesia.

Bahan yang dipakai antara lain merica, jahe, kencur, sereh, mengkudu, kunyit, temu hitam, daun sambiloto dan gula merah. “Semua bahan dihaluskan dan dimasak,” kata Waud, peternak itik asal Desa Kroya, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Selasa 25 Desember 2012.

Setelah dihaluskan, ramuan tadi direbus. Air rebusan itu kemudian diberikan kepada itik peliharaannya. “Ramuan ini sudah diwariskan turun temurun sejak 1964,” katanya. Menurut Waud, ramuan itu bisa memperkuat stamina itik sehingga terhindar dari serangan flu burung.

Ketua Kelompok Peternak Itik Desa Kroya, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Mito mengatakan di daerahnya belum ada kasus unggas yang mati mendadak karena flu burung. “Flu burung banyak terjadi, tapi tidak di sini,” katanya.

Desa Kroya dikenal sebagai sentra peternakan itik memilili 90 peternak dengan populasi itik mencapai 60 ribu ekor. Kendati pernah ditemukan unggas yang mati, namun menurut Mito, peristiwa itu tidak terjadi secara massal. “Paling hanya satu atau dua ekor. Itu masih wajar,” katanya.

Data: Dari Beberapa Sumber

Kini bagi Anda yang ingin memberikan yang terbaik untuk ternak juga memberikan perlindungan kepada ternak agar telindung dari beberapa penyakit, bisa menggunakan GROWFASTER

HP / WA : 081231711177

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here