Bagaimana rasa dan khasiat kopi rempah

0
231

Di negeri ini banyak sekali rempah alam yang tersedia. Karena kekayaan itulah Indonesia kerap dikunjungi oleh negara asing. Rasa dan aroma rempah-rempah yang khas membuat mereka membawa rempah-rempah tersebut ke negaranya.

Rempah-rempah sendiri terdiri dari berbagai macam. Ada merica, kayu manis, cengkeh, ketumbar, lada, dan lain sebagainya. Rempah-rempah biasa digunakan sebagai bumbu dapur. Selain itu, rempah-rempah juga biasa dijadikan bahan tambahan dalam pembuatan kue. Baik sebagai hiasan atau pun sebagai penambah aroma.

Rempah-rempah juga dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam minuman kopi. Selain untuk menambah rasa dan aroma, kopi dengan wedang rempah-rempah juga memiliki banyak khasiat.

Kayu manis

Kayu manis memiliki nama ilmiah cinnamomum zaylenicum spp. Kayu manis disebut juga cinnamon. Kata cinnamon berasal dari bahasa Yunani yang berarti kayu yang manis. Tak salah memang. Karena kulit dari rempah ini memiliki rasa yang lebih manis 50 kali dari gula.

Ketika kayu manis dicampurkan ke dalam minuman kopi, aroma dari ramuan ini akan membuat coffindo lovers lebih tenang. Rasa pahit kopi akan berkurang dan kayu manis akan mengambil alih dalam memanjakan lidah coffindo lovers.

Kopi wedang kayu manis memiliki beberapa khasiat. Ramuan ini akan menghangatkan tubuh coffindo lovers di kala dingin. Bisa juga dipakai untuk menurunkan kolestrol, juga untuk meredakan batuk pilek.

Ketika coffindo lovers merasa lelah dan stres, ramuan ini patut dicoba. Rasa hangat dan manis akan menyergap lidah coffindo lovers ketika menikmatinya.

Cengkeh

Cengkeh dikenal dengan nama latin Syzygium aromaticum atau Eugenia aromaticum. Tanaman asli Indonesia ini tergolong ke dalam keluarga tanaman Myrtaceae pada ordo Myrtales. Sampai saat ini, sebagian besar kebutuhan cengkeh dunia (80%) masih dipasok oleh Indonesia, disusul oleh Madagaskar dan Tanzania.

Kopi yang dipadukan dengan cengkeh akan menghasilkan ramuan yang hangat, pedas, namun aromatik. Perpaduan ini akan memberi coffindo lovers beberapa manfaat. Kopi dengan cengkeh dapat menurunkan kadar gula darah, mengurangi nyeri demam, serta mengatasi ejakulasi dini.

Kapulaga

Kapulaga (Amomum cardamomum) adalah salah satu rempah tertua di dunia. Salah satu rempah termahal ini berasal dari India Selatan, kemudian menyebar ke Srilanka, Asia Tenggara hingga Guatemala.

Sebelum umum digunakan sebagai bumbu masakan, kapulaga lebih banyak dipakai untuk perawatan tubuh dan kesehatan. Bangsa Mesir Kuno biasa mengunyah biji kapulaga untuk membersihkan mulut dari kuman dan bakteri serta menguatkan gigi dan gusi. Sedangkan bangsa Yunani dan Romawi mengambil aroma kapulaga untuk deodoran penghilang bau badan dan juga sebagai parfum.

Aroma kapulaga yang sedap berasal dari kandungan minyak atsiri yang terdiri dari lima zat utama, yaitu borneol yang berbau seperti getah pohon kamper, alfa-terpinilasetat, limonene,  alfa terpinen, dan cineol yang wangi pedas seperti minyak kayu putih.

Memberi kapulaga pada segelas kopi akan memberi rasa yang sedikit pedas mirip jahe. Namun, rasa pedas itu akan terbayar dengan khasiatnya yang mampu menghangatkan tenggorokan dan pernafasan. Bisa juga untuk mengobati batuk dan flu.

Di beberapa negara, meminum kopi dengan campuran kapulaga telah menjadi kebiasaan. Di daratan Timur Tengah, bubuk kapulaga sangat penting sebagai campuran kopi untuk ritual minum kopi. Demikian juga di daratan Afrika. Bagi masyarakat Ethiopia, kurang afdol rasanya menyesap kopi jika belum diberi campuran bubuk kapulaga.

Namun sebelum menikmati kopi dengan rempah-rempah tersebut, dianjurkan terlebih dahulu untuk mengukur kekuatan fisik. Karena ramuan tersebut dapat memicu asam lambung, ramuan tersebut tentunya tidak dapat dikonsumsi oleh mereka yang menderita maag.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here