Butuh Waktu Enam Tahun Untuk Bisa Melucu

114

Ketika orang melihat penampilan Rizky Zulkarnain Alias Rizki Bieber tidak ada kesan sedikit pun lucu diwajahnya, seperti kebanyakan komedian atau pelawak lainnya. Pemuda lajang alumni SMK 2 Jember Jurusan multimedia ini jika diamati justru memiliki penampilan serius dan sulit untuk tersenyum. Namun, anehnya pasca mengikuti audisi stand-up comedy di Indosiar nama warga Jember itu saat ini dikenal banyak orang, bahkan kerap kali dia tampil menghibur banyak orang, di acara-acara resmi seperti di Kantor Kementrian ataupun di acara seminar dan talk show.

Rizki sendiri menceritakan, untuk bisa lucu dan membuat orang tertawa diakui membutuhkan waktu enam tahun, karena itu tidaklah mudah menjadi seorang komedian atau pelawak, terlebih lagi dirinya tidak bermodalkan potongan seorang pelawak.

Lebih lanjut, anak seorang pengacara terkenal di Jember tersebut mengungkapkan, entah kenapa ketika waktu masih anak-anak memiliki keinginan kuat untuk masuk menjadi anggota Srimulat, apalagi saat itu grup lawak srimulat dikenal oleh orang Indonesia.

Keinginan itu didasarkan kebiasaan Rizki saat itu suka melihat tampilan Srimulat di layar kaca, bahkan ketika ada Srimulat di televisi maka ia enggan untuk keluar rumah.

Menurutnya Stand-up Comedy merupakan budaya baru dan orang bisa mengawali profesi sebagai komedian tersebut tidaklah gampang, karena Stand-up Comedy adalah lawakan yang ditampilkan oleh seseorang dihadapan orang banyak dan dilakukan olehnya seorang diri. Karena itu, ketika tampil di depan audien, seorang Stand-up Comedy seperti dirinya harus memiliki mental baja juga harus berbekal tema lawakan.

Dia mencontohkan ketika akan menghibur orang banyak, paling tidak panitia acara harus menghubunginya minimal 2 minggu sebelumnya, agar ia bisa menyiapkan materi lawakan.

Terpenting lagi seorang komedian seperti Rizki harus bisa bertanggung jawab atas omongannya, karena ketika melawak jangan sampai membuat orang lain merasa tersakiti oleh lawakannya, meskipun dengan cara menyindir. Rizki mengangap untuk membuat orang tertawa itu tidak mudah. Dan dia dalam melukan Stand-up Comedy sebisa mungkin untuk tidak menampilkan lawakan yang tidak terlampau jorok, karena dia beranggapan komedi jorok itu merupakan materi terendah dalam sebuah lelucon

Saat ini warga Jl. dr Soebandi Kecamatan Patrang itu aktif mengisi acara di TV swasta, baik di Jakarta maupun di Jawa Timur seperti Indosiar, JTV Jawa Timur, Kompas TV, maupun TV ONE.

Saat ditanya kapan pria lulusan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember berhenti sebagai komedian. Dengan santaiĀ  dia menjawab, jika penonton sudah bosan melihat leluconnya. Dan untuk mensiasati hal itu kini Rizki juga memiliki profesi sebagai Creative Marketer. (win)