Lippo Plaza Jember

7411

Operator mall terbesar di Indonesia, PT Lippo Malls Indonesia, telah mengoperasikan mal terbarunya di Jember, Jawa Timur (Jatim). Mall yang berlokasi jalan Gajah Mada 175, Kaliwates, Jember, ini merupakan mal pertama dari Lippo Malls Indonesia yang dioperasikan pada 2017.

Lippo Plaza Jember berdiri di lahan eks markas Brigade Infantri 9 di Jalan Gajah Mada, Kabupaten Jember, Jawa Timur, telah bangunĀ  dibangun pusat belanja modern bernama Jember Icon.

Sebelumnya, Bupati MZA Djalal pernah mengatakan, sang investor adalah Mochtar Riady. “Itu jagoan, Pak. Tidak usah diragukan,” kata Bupati MZA Djalal, Kamis (9/1/2014). Investasi itu tidak main-main, dan diperkirakannya bisa menembus Rp 1 triliun lebih.

Mochtar Riady, lahir di Malang, 12 Mei 1929. Ia dikenal sebagai pengusaha keturunan Tionghoa-Indonesia, pendiri dan presiden komisaris dari Grup Lippo. Majalah Forbes memasukkannya sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia. Ia menikahi Suryawati Lidya, wanita asal Jember.

Perizinan diajukan oleh Hoky Gunarto, Direktur dari PT Wahana Citra Gemilang. Kepada wartawan, Senin (10/2/2014), ia tak menampik jika investor besar itu adalah kelompok usaha Mochtar Riady. “Saya tidak tahu persis nilai investasinya. Nanti di sana ada mal, rumah sakit, juga tempat pendidikan,” katanya.

Total 15 lantai dengan rincian :
– Mall 4 Floors. (Gedung sebelah kanan Bagian bawah)
– Hotel aryaduta 10 Floors. (di atas Mall, di belakang SDH)
– Sekolah Dian Harapan 4 Floors. (di atas Mall, di depan Hotel Aryaduta)
– Siloam Hospital 8 Floors. (Gedung bagian Kiri)
* Hitungan lantai tidak dijumlahkan.

Anchor Tenants: – Ace Hardware – Books & Beyond -Cinemaxx- Hypermart – Informa – Matahari – Nobu National Bank – Timezone
Food & Beverage: – A&W – Bread Story – Coffee Toffee – Excelso – Hokben – KFC – McD – Roolas Coffee – Rotiboy – Solaria
Fashion & Lifestyle: – Adidas – C59 – Dankenten Clothes – Diesel – Gabrielle – Hammer – Hunter Sounds – Jaco – Mega Watch – Nokia – Optik Internasional – Optik Melawai – Optik Seiss – Strawberry

“Kami namakan Jember Icon, supaya punya kebanggaan,” kata Hoky. Ia tak hanya mengusulkan pembangunan mal kepada investor besar, tapi juga rumah sakit.

“Saya usulkan mbok ada rumah sakit bagus, jadi kita tidak perlu ke Jakarta atau singapura. Rumah Sakit Siloam dulu bekerjasama dengan Singapura. Lalu delapan tahun dikelola sendiri. Alat-alat modern. Kalau kita buka, dari Banyuwangi dan Surabaya tidak perlu ke singapura, tapi ke Jember,” kata Hoky.

Mengenai tuntutan warga, Hoky siap memenuhi. Dalam pertemuan di ruang Komisi D, investor menyetujui lima butir tuntutan warga: tenaga kerja dari awal pembangunan Jember Icon sampai beroperasi minimal 60 persen berasal dari warga setempat, investor memperbaiki pos pangkalan ojek, pedagang kaki lima di sebelah Masjid Al Huda dimasukkan ke dalam lingkungan Jember Icon, pembagian CSR (Corporate Social Responsibility) kepada warga setempat untuk kegiatan sosial dan keagama, dan investor memperbaiki masjid Al Huda yang tak jauh dari Jember Icon.

“Menerima karyawan gampang. Itu sudah program kami, tenaga kerja dari warga diprioritaskan. yang dibutuhkan mungkin bisa di atas seribu orang. Soal bantuan sosial tak ada masalah. Yang penting proposal diajukan,” kata Hoky.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here