Pancasila Tidak Sekedar Dihafalkan, Namun Juga Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-hari

204

Ada hal menarik saat pelaksanaan sosialisasi 4 pilar oleh Anggota DPR-RI komisi IX Drs. Ayub Khan, MSi. saat menggelar acara tersebut di Desa Serut Kecamatan Panti. Bahkan pria asal Jember tersebut dan Sudariyati, SH. MHum. Dosen Fakultas Hukum Universitas Moch. Soerodji sekaligus Pembantu Dekan Fakultas Hukum dibuat takjub saat menyaksikan penampilan dua orang murid PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) saat bisa menghafalkan sila-sila Pancasila di hadapan ratusan warga desa setempat. Melihat hal tersebut, Ayub dan Sudariati langsung memberikan Hadiah kepada kedua orang murid PAUD itu, bahkan mereka merasa terharu, Karena anak seusia itu mampu menghafal sila Pancasila.

Sudariyati, SH. MHum. Dosen Fakultas Hukum Universitas Moch. Soerodji
Sudariyati, SH. MHum. Dosen Fakultas Hukum Universitas Moch. Soerodji

Pada kesempatan itu Sudariyati menyampaikan bahwa jangan sampai mereka yang lebih dewasa tidak menghafal sila-sila Pancasila. Lebih dari itu ia mengharapkan pancasila tidak sekedar dihafal namun diterapkan di dalam kehidupan keseharian. Diakui oleh Sudariati saat ini Bangsa Indonesia mengalami krisis moral, sejak Pedoman Penghayatan Pengamalan Pancasila dihapus. sudariati mencontohkan, dalam hal etika anak sekarang berbeda dengan anak di era tahun sebelumnya.

Hal tersebut diakui pula oleh Ayub Khan, Karena itu ketika ada usulan dari warga Agar P4 dihidupkan kembali maka ia berjanji makan akan memperjuangkan hal tersebut.

Dari desa serut kegiatan tersbut dilanjutkan menuju Desa Glagah Wero Kecamatan Panti, Di desa tersebut Ayub Khan mendapatkan permintaan Agar melakukan perbaikan pada jalan di Dusun Karang Asem Desa Glagah Wero karena kondisinya sangat memprihatinkan. Karena itu masyarakat berharap Anggota Komisi IX tersebut bisa membantu untuk menyelesaikan permasalahan jalan di dusun tersebut. (win)