Pasar Tanjung Tetap Menjadi Tempat Kulakan Tukang Sayur

0
28

Tanjung Tetap Menjadi Tempat Kulakan Tukang Sayur-Sebagai pasar terbesar di Kabupaten Jember, Pasar Tanjung nyaris ramai terus dari aktifitas jual beli.

Di pagi hari menjelang matahari terbit, Pasar Tanjung terlihat lebih ramai. Bahkan, pedagang di pasar tersebut menjajakan barang dagangan hingga disekitaran pusat perbelanjaan Matahari.

Meski beberapa hari ini, di Kabupaten Jember cuaca kurang bersahabat, namun hiruk-pikuk di Pasar Tanjung tampak jelas terlihat.

Adalah pemandangan lumrah, di pagi hari sebelum terdengar adzan Subuh berkumandang, pasar tersebut dipadati oleh wlijo atau pedagang sayur keliling.
Keberadaan wlijo di Pasar Tanjung itu untuk kulakan, apa yang mereka beli kemudian dijual kembali, masuk kampung keluar kampung menggunakan sepeda motor.

Salah satu wiijo, Putra beralamatkan di Desa Curahdami, Kecamatan Sukorambi menjelaskan, tiap hari ia berangkat ke Pasar Tanjung untuk kulakan
“Berangkat kulakan dari rumah ke Pasar Tanjung pukul 0.1.00 WIB, disini barangnya lebih lengkap, mau kulakan apa saja ada,”ungkap Putra.
Dikatakan oleh Putra, setiap pagi dirinya paling sedikit membawa uang Rp.400.000 untuk kulakan.

” Kalau ada pesanan dari pelanggan, seperti daging, ayam atau ikan laut, bawa uangnya bisa lebih dari Rp.400 ribu, apalagi harganya kan naik turun,”jelas Putra.

Sementara itu Hasan salah seorang pedagang tahu di Pasar Tanjung, warga Dusun Krajan, Desa Darsono, Kecamatan Arjasa merasa diuntungkan oleh wlijo.
Bapak berputra tiga ini mengaku, tiap hari ia dan istrinya membawa 16 ember besar tahu basah dan 5 keranjang tahu goreng.
“Kalau lagi mujur tahu saya ini habis semua dibeli wlijo, sebaliknya ketika kondisi sepi tersisa antara 2 sampai 3 ember tahu basah,” tandas Hasan (*)