Sensor Storene Karya Pelajar Jember Diresmikan Bupati Jember

35

Bupati Jember Resmikan Sensor Storene (stop before the line). Bupati Jember bangga terhadap prestasi yang telah diraih oleh pelajar khususnya Sekolah Menengah Atas. Hal ini dikatakan Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR. pada saat meresmikan Sensor Storene stop before the line karya pelajar SMA Negeri 1 Jember di simpang empat SMPN 2 Jember.

Sensor Storene merupakan karya pelajar pelopor tertib lalulintas, yang memberitahu para pengendara untuk berhenti di belakang garis berhenti saat di area berhenti lampu isyarat (traffic light).

Firman Sauqi MHS menjadi pelajar perwakilan Provinsi Jawa Timur yang memiliki konsep sensor storene ini. Dari presentasinya, ia meraih juara pertama dari 23 provinsi. Konsep ini yang kemudian diimplementasi dalam peresmian penggunaan sensor storene “stop before the line“.

Bupati Faida mengaku bangga bisa meresmikan sensor ini, karena merupakan karya besar dari anak bangsa. Karya ini tidak hanya bermanfaat untuk Jember, tetapi untuk Indonesia dan dunia.

Meskipun mereka baru status pelajar namun semangat mereka untuk membuahkan ide yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat khususnya di bidang lalu lintas patut dihargai dan diakui. Karena itu pada kesempatan tersebut Bupati Jember memberikan ucapan selamat sekaligus acungan jempol kepada kepada Firman Sauqi MHS dari SMA Negeri 1 Jember kelas 12. dalam karya tersebut pelajar SMA Negeri 1 Jember itu berhasil meraih Juara di tingkat Nasional.

Bupati Jember bangga memiliki pelajar yang mampu berbicara di tingkat nasional. Hasil karya tersebut bisa diterapkan di Jember.

Sementara itu Firman Sauqy MHS tidak menyangka bahwa hasil karyanya bisa menang dalam Lomba Remaja Pelopor di tingkat nasional. Karena diakui oleh Firman peserta lomba tersebut sangatlah banyak dan dianggap terlalu berat, juga tidak ada target untuk memenangkan lomba tersebut.

Namun keberuntungan tetap berpihak kepada Firman yang boleh berbangga diri karena hasil karyanya tidak saja diakui di tingkat nasional, namun juga diakui oleh tingkat internasional.

Sementara itu Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR menegaskan sebagai pelajar hendaknya tidak takut untuk mencoba dan mencoba. Tidak perlu takut untuk mengikuti lomba tingkat Regional, Nasional maupun Internasional.

Orang nomor satu di Jember itu mencontohkan Firman mampu mengalahkan peserta dari seluruh Indonesia dan mampu mengharumkan nama Jember juga nama sekolah.

Karena itu Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR. berharap langkah Firman ini bisa diikuti oleh beberapa pelajar yang ada di Kabupaten Jember untuk bisa menemukan dan menuangkan ide karyanya saat mengikuti lomba. Sementara itu Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jember Drs. Edy Prayitno mengatakan  tidak dapat menutupi rasa bangga dan haru atas prestasi Firman Sauqy tersebut. (win)