Tokoh Agama Sepakat Umat Untuk Tidak Percaya Kepada Berita Bohong

26

Sarasehan Ke Bhinekaan Dialog Lintas Iman adalah salah satu rangkaian kegiatan HUT 90 tahun Gereja Katholik Santo Yusuf Jenber kegiatn tersebut dilangsungkan di  SMAK Santo Paulus Jember dan dihadiri oleh lima tokoh agama, yakni Islam, Kristen, Katholik, Hindu dan Budha. Pada kesempatan tersebut Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo merasa gembira, karena keberlangsungan toleransi antar umat bersagama di kabupaten jember, tetap terpelihara dan tidak terpengaruh oleh profokasi pihal lain, kehadiran tokoh agama di acara sarassehan itu wujud dari ke Bhinekaan meski berbeda beda namun tetap satu.

Kusworo Juga menghimbau kepada tokoh agama dan masyarakat Jember untuk tidak begitu saja menyikapi berita atau informasi yang tidak jelas dan tidak bertsnggung jawab, karena itu polres jember, dalam menjaga kantibmas mengajak kepada para tokoh agama memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan berita bohong ( hoak).

Selai kapolres jember, dalam sarasehan tersebut panitia juga mengundang Dr. Ido Priana Hadi dekan Ilmu Komunikasi Universitas Petra Surabaya dan Gus Rizal M selaku Rektor Sekolah Tinggi AgamA Islam Alfalah Assuniah Kencong.

Adapun tema yang diangkat dalam sarasehan tersebut adalah literasi media sosial merawat indonesia Merajut ke Bhinekaan. menurut ketua panitia, sarasehan kebhinekaan  dialok lintas iman FX Yidi Purwarnardianta menjelaskan sarasehan tersebut merupakan agenda tahunan dan biasanya diselenggarakan pada awal tahun. Namun untuk tahun ini sarasehan itu diadakakan bersamaan ddngan kegiatan memperingati hari ulang tahun geraja Paroki Santo Yusuf ke-90.

Usai sarasehan Dr. Ido Priana Hadi mendukung langkah kapolres jember untuk menolak berita bohong karena itu akan membuat masyarakat kebingungan dan bertanya tanya. terkait kebenaran berita tersebut, karena itu lima tokoh agama siap untuk mengajak umat untuk tidak mempercayai berita bohong. hal senada juga dikatakan oleh Gus Rizal, ia yakin masyarakat saat ini sudah lebih dewasa. untuk meilah milah berita sehingga masyarakat tidak dibingungkan oleh berita bohong yaang beredar.

Selain sarasehan adapula kegiatan lain yang ikut menyemarakkan hari ulang tahun gereja tertua di jember, seperti jalan santai, donor darah, serta malam hiburan. serta malam hiburan yang menampilkan lagu lagu rohani dan kesenian tradisi onal berupa ketoprak yan diadakan di gereja tersebut. (win)